Ketika membaca profil perusahaan, baik di website maupun akun sosial resmi perusahaan pasti menampilkan struktur dan jabatan perusahaan.

CEO, COO, CFO, CTO, dan CMO merupakan beberapa yang pasti ditunjukkan.

Memang mirip, tapi sesungguhnya tidak sama.

Untuk diketahui, baik itu CEO, COO, CFO, CTO, maupun CMO keenamnya merupakan petinggi perusahaan yang memiliki tugas penting di sebuah perusahaan.

Mengapa disebut petinggi perusahaan?

Karena pada dasarnya keenam istilah tersebut bermuara ke satu istilah yang terkandung di dalam huruf “C” yang menjadi kependekan dari Chief atau ketua.

Sebenarnya chief dan director itu kurang lebih sama. Kalau chief artinya ketua, sedangkan director itu artinya director dan intinya keduanya merupakan pemimpin sebuah perusahaan.

Namun istilah chief lebih sering digunakan pada perusahaan-perusahaan startup. Sedangkan perusahaan era di bawah 2000-an masih menggunakan istilah direktur.

Jika diibaratkan negara Indonesia adalah Presiden dan jajaran menterinya.

Akan tetapi masing-masing punya tugas sendiri-sendiri. Memang apa perbedaannya?

Mari kita bahas pada konten berikut ini

Perbedaan CEO, COO, CFO, CTO, dan CMO di Perusahaan

ilustrasi petinggi perusahaan

CEO, COO, CFO, CTO, dan CMO adalah pimpinan perusahaan yang bertanggung jawab di bidangnya masing-masing.

Ada yang mengurus bidang marketing, finacial, keuangan, produk, dan sebagainya.

Ketahui perbedaanya berikut ini :

CEO

Chief Excecutive Officer

CEO merupakan singkatan dari Chief Excecutive Officer yang merupakan pemimpin tertinggi perusahaan.

Bisa dibilang CEO merupakan orang nomor 1 dan paling bertanggung jawab mengurus segala lini di perusahaan.

Jika perusahaan baru, biasanya CEO akan dijabat langsung oleh pendiri atau foundernya. Maka tak heran, kita sering melihat sebuah profil bertuliskan :

Budi Santosa : Founder dan CEO PT Maju Makmur

Itu maksudnya adalah Budi Santoso menjadi pendiri sekaligus pemimpin tertinggi di perusahaan PT Maju Makmur.

CEO harus membuat keputusan penting bagi perusahaan.

Selain itu jabatan CEO biasanya paling dikenal publik, misalnya Mark Zuckerburg yang merupakan CEO perusahaan Meta, Sundar Pichai CEO Google, atau Jack Ma sebagai CEO Alibaba.

CEO juga memiliki nama atau sebutan lain yaitu Direktur Utama atau Presiden Direktur.

Dikutip dari Skill Academy, berikut ini beberapa tugas dan tanggung jawab seorang CEO :

  1. Berkomunikasi atas nama perusahaan, dengan berbagai pihak baik itupemegang saham, pemerintah, dan publik sebagai konsumen.
  2. Memimpin pengembangan strategi perusahaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
  3. Menciptakan dan mengimplementasikan visi dan misi perusahaan.
  4. Mengevaluasi pekerjaan para pemimpin eksekutif lainnya di dalam perusahaan baik COO, CFO, CMO, maupun CTO.
  5. Menjaga performa perusahaan supaya dapat menghadapi situasi pasar yang kompetitif, peluang ekspansi, perkembangan industri, dan lain-lain.
  6. Memastikan bahwa perusahaan mempertahankan tanggung jawab sosial yang tinggi di mana pun bisnis dijalankan.
  7. Menilai resiko terhadap perencanaan perusahaan dan memastikannya dipantau dengan baik.
  8. Menetapkan tujuan strategis bisnis untuk jangka panjang.

COO

COO
Gambar Chief Operating Officer David O’Sullivan

COO merupakan singkatan dari Chief Operating Officer adalah pimpinan perusahaan yang bertanggungjawab membuat keputusan opersional

COO adalah wakil dari CEO atau bisa dibilang orang nomor dua di perusahaan.

Jika diibaratkan negra Indonesia, COO ini adalah wakil presiden.

COO juga memiliki sebutan lain yaitu excecutive vice president atau diretur.

COO juga mengurusi masalah teknis perusahaan seperti perkembangan produk, riset, hingga marketing.

Dan di beberapa perusahaan, jabatan ini tidak ada dan langsung digabungkan dengan CEO.

Berbeda dengan CEO yang sering tampil di depan publik, seorang COO biasanya lebih fokus di internal perusahaan.

Adapun nama lain COO adalah Wakil Presiden Direktur atau Wakil Direktur Utama.

Beberapa tugas dan tanggung jawab COO adalah sebagai berikut :

  1. Memastikan perusahaan berjalan sesuai dengan regulasi yang ada
  2. Memastikan perusahaan menjalankan strateginya dengan tepat
  3. Mengembangkan SDM perusahaan.
  4. Membuat kebijakan untuk efektivitas kerja.
  5. Berkoordinasi dengan semua pihak perusahaan.

CFO

Chief Financial Officer.
Ilustrasi CFO

Sedangkan CFO merupakan kependekan dari Chief Financial Officer.

Sesuai dengan namanya, CFO bertanggung jawab memimpin dalam bidang finasial atau keuangan perusahaan.

Jadi hal-hal yang berhubungan dengan pendanaan, penentuan anggaran, pembuatan laporan keuangan menjadi tanggung jawab dari seorang CFO.

Kalau dalam kabinet Indonesia, CFO ini diibaratkan sebagai Menteri Keuangan.

Bedanya kalau Menteri Keuangan mengurusi keuangan negara, sedangkan CFO mengurusi keuangan perusahaan.

CFO juga bertanggung jawab mengurusi dan menangani masalah investasi perusahaan. Jadi, jika ada perusahaan lain yang ingin menjadi investor maka seorang CFO yang mengambil peran dalam hal ini.

Di beberapa perusahaan, CFO juga disebut divisi keuangan.

Tugas dan wewenang CFO perusahaan yaitu :

  1. Mengawasi pelaksanaan keuangan perusahaan, termasuk penganggaran, penyusunan pelaporan, dan audit.
  2. Menentukan kebijakan keuangan perusahaan berdasarkan kondisi perusahaan.
  3. Memberikan laporan kondisi keuangan perusahaan.
  4. Memastikan dokumen keuangan sesuai dengan hukum dan peraturan perusahaan.

CTO

Chief Technology Officer

JIka CFO adalah penanggungjawab di bidang finansial, maka CTO merupakan penanggungjawab di bidang teknologi.

Singkatan dari CTO sendiri adalah Chief Technology Officer

CTO bertanggung jawab dalam hal yang berkaitan dengan IT atau Teknologi Informasi perusahaan.

Di era digital seperti sekarang, sangat penting bagi perusahaan memiliki seorang CTO.

Jika tidak, maka perusahaan tersebut bisa tertinggal karena tidak mampu menggunakan teknologi dalam menjalankan roda bisnisnya.

Umumnya jabatan CTO ini ada di perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, akan tetapi tidak ada salahnya juga apabila perusahaan lain juga memiliki CTO. Justru itu jauh lebih bagus.

Tidak sembarangan orang bisa menjadi seorang CTO, hanya yang memiliki kualifikasi super di bidang teknologi atau enginering yang bisa menduduki jabatan tersebut.

Berikut ini tugas dan tanggung jawab CTO perusahaan :

  1. Memantau tren teknologi yang bisa mempengaruhi pengembangan serta tujuan bisnis perusahaan.
  2. Mengidentifikasi peluang dan risiko selama mengembangkan teknologi
  3. Menjaga informasi terkait internal perusahaan yang bersifat konfidensial.
  4. Mengelola penelitian dan pengembangan teknologi, aset TI, dan pendapatan terkait.
  5. Mengkomunikasikan strategi teknologi perusahaan kepada partner perusahaan, CEO, jajaran manajerial, investor, termasuk juga karyawan perusahaan.

CMO

CMO

Pemimpin perusahaan selanjutnya adalah CMO atau Chief Marketing Officer.

Tugas utama seorang CMO adalah menjadi penanggung jawab dalam urusan marketing atau pemasaran.

Jadi hal-hal yang berhubungan dengan pemasaran dan branding yang dilakukan oleh perusahaan, dipimpin langsung oleh seorang CMO.

CMO harus bisa memastikan pemasaran yang dilakukan perusahaan berjalan dengan baik dan bisa mencapai target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.

Jika gagal, biasanya CMO yang diminta pertanggungjawaban.

Oh ya, ada yang menyebut CMO sebagai Direktur Marketing.

Tugas dan tanggung jawab CMO adalah :

  1. Membuat arah dan pencapaian pemasaran perusahaan.
  2. Menyesuaikan strategi marketing dengan budget perusahaan.
  3. Memahami praktik pemasaran terbaru terutama dalam hal digital marketing.
  4. Berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan.
  5. Menganalisis strategi perusahaan.

Kesimpulan

Jadi dapat disimpulkan bahwa CEO adalah pemimpin tertinggi sebuah perusahaan, COO adalah wakilnya, CFO adalah pimpinan yang mengurusi bidang finansial, CTO adalah pimpinan yang mengurus bidang teknologi, dan CMO adalah pimpinan yang mengurus marketing atau pemasaran).

Posisi CEO dan COO dalam perusahaan itu sejajar, karena keduanya adalah ketua dan wakil.

Terkadang juga perusahaan tidak punya COO atau wakil direktur karena beranggapan dengan ketua saja cukup, toh ada CFO, CTO, dan CMO yang juga ikut membantu.

Sedangkan untuk CFO, CTO, dan CMO posisinya berada di bawah CEO dan COO karena pekerjaan yang mereka lakukan masih harus dipertanggungjawabkan kepada pemimpin tertinggi perusahaan yaitu CEO.

Bagaimana sekarang sudah tau kan? Itulah dia perbedaan antara CEO, COO, CFO, CMO, serta CTO di sebuah perusahaan.

Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian.

Apakah artikel ini membantumu?