https://youtu.be/ZOM5XLamIX8

Alasannya adalah karena sebagian besar ikan jenis ini tergolong murah dan mudah ditemukan dimana-mana.

Kamu bisa memancingnya langsung di sungai, rawa, atau perairan tawar lainnya maupun membeli di pasar.

Untuk diketahui, ikan air tawar itu ada banyak sekali jenis-jenisnya.

Nah berikut ini beberapa jenis ikan air tawar yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

1. Ikan Mujair

Ikan Mujair
Ikan Mujair

Siapa sih yang tidak tau dengan ikan mujair? Aku yakin kamu sangat mengetahuinya bahkan sering memakannya sebagai lauk ataupun dimakan bareng-bareng bersama teman.

Ikan ini memiliki bentuk badan pipih berwarna hitam, ada yang keabu-abuan dan ada juga yang kuning.

Panjang badannya mencapai kurang lebih 40 cm.

Ikan ini bisa digoreng langsung atau diolah menjadi berbagai masakan di Indonesia.

Selain itu, ikan mujair juga bergizi karena kaya akan protein dan fosfor.

2. Ikan Gurame

Ikan Gurame
Ikan Gurame

Ikan air tawar berikutnya yang juga tidak kalah populer adalah gurame.

Ikan ini menjadi favorit banyak orang meskipun secara harga masih lebih mahal dari ikan mujair.

Secara fisik, ikan gurame memiliki bentuk fisik pipih melebar dan sisiknya yang rapat dan lebar.

Dagingnya padat dan tebal sehingga kamu bisa memakannya dengan sangat puas.

Sementara itu untuk duri berukuran besar, hanya terdapat di bagian tengah saja.

3. Ikan Lele

Ikan Lele
Ikan Lele

Ikan lele banyak ditemukan di sungai dan menjadi salah satu ikan tawar favorit masyarakat Indonesia.

Pengolahannya juga mudah, selain digoreng kamu juga bisa mengolah ikan ini menjadi beragam masakan khas Indonesia.

Berbeda dengan ikan-ikan sebelumnya, ikan lele tidak bersisik sehingga permukaannya licin.

Ikan ini bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau.

4. Ikan Mas

Ikan Mas
Ikan Mas

Selain dikategorikan sebagai ikan air tawar, ikan mas juga digolongkan sebagai ikan hias.

Sebab, banyak yang memeliharanya tidak untuk dimakan.

Ikan mas memiliki ciri tubuh yang tegak pipih dengan sisik normal dan sirip memanjang.

Dagingnya bertekstur lembut, namun Sayangnya pada ikan ini terdapat duri-duri kecil sehingga kamu harus berhati-hati ketika memakannya.

5. Ikan Betutu

Ikan Betutu
Ikan Betutu

Secara sekilas, ikan betutu ini mirip seperti ikan predator.

Akan tetapi, ikan ini bisa kamu konsumsi bahkan kaya akan zat gizi antara lain yaitu vitamin B1, B2, B6, E.

Bentuknya memang kecil, namun harga ikan ini cukup mahal.

Setiap 1 kg ekor ikan betutu biasanya dijual dengan harga Rp 150.000 sampai dengan Rp 200.000.

6. Ikan Gabus

Ikan Gabus
Ikan Gabus

Ikan air tawar yang sering memakan ikan-ikan kecil ini bisa kamu konsumsi dan kaya akan protein.

Bahkan kandungan proteinnya melebihi ikan bandeng, ikan mas, ikan kakap, dan ikan sarden.

Dari segi rasa, ikan gabus tidak kalah lezatnya dengan ikan air tawar yang lainnya.

Kamu sangat mudah mendapatkan ikan ini di pasar tradisional atau memancing langsung dari sungai.

7. Ikan Bawal

Ikan Bawal
Ikan Bawal

Jenis ikan air tawar berikutnya adalah ikan bawal.

Ikan ini diperkirakan berasal dari Hawai dan Brazil.

Ciri utama dari ikan bawal adalah postur tubuhnya yang agak bulat, ukuran sisik kecil, kepalanya hampir bulat, lubang hidung tampak besar, sirip dada berada di bawah tutup insang, serta punggung berwarna abu- abu tua, perut putih abu-abu dan merah.

Secara sekilas memang mirip seperti ikan piranha.

Sehingga masih banyak orang yang tidak bisa membedakan antara ikan bawal dan ikan piranha, bahkan ada yang menyamai kedua ikan tersebut padahal berbeda.

8. Ikan Patin

Ikan Patin
Ikan Patin

Ikan patin banyak ditemukan di tepi sungai besar, muara sungai dan danau.

Ciri fisiknya adalah bentuk tubuh memanjang, tubuhnya berwarna putih perak dengan punggung sedikit kebiruan.

Selain itu ikan ini kepalanya berukuran kecil dan tidak memiliki sisik.

Bila kamu ingin memancing ikan patin, sebaiknya dilakukan pada malam hari karena patin tergolong hewan nokturnal yang aktif pada malam hari dan pasif pada siang hari.

9. Ikan Tawes

Ikan Tawes
Ikan Tawes

Ikan tawes juga merupakan salah satu ikan air tawar yang cukup sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Habitatnya berada di perairan yang diam dan menggenang.

Ikan tawes masih satu kerabat dengan ikan nilem sehingga kedua ini terlihat mirip.

Selain untuk dikonsumsi, banyak orang yang memelihara ikan satu ini untuk tujuan bisnis atau penjualan.

10. Ikan Nila

Ikan Nila
Ikan Nila

Saat dewasa, panjang ikan nila mencapai kurang lebih 30 cm.

Ciri ikan ini adalah tubuhnya berwarna kehitaman dan sirip punggungnya berwarna agak kemerahan.

Ikan ini dulunya berasal dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur.

Namun pada tahun 1969 mulai populer di Indonesia dan banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini.

Apabila kamu ingin mencari ikan tinggi protein namun berharga rendah, maka ikan nila adalah jawabannya.

Selain itu, ikan ini sangat mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan modal yang besar.

Apakah artikel ini membantumu?