Radiasi Psikologi: Semua Orang Harus Tau Psikologi! Kenapa?

1019

Salam hangat buat kamu yang lagi baca artikel ini.

Kenalin, kami dari Radiasi Psikologi, sebuah wadah dari dua anak Psikologi yang rindu sharing tentang dunia Psikologi.

Seperti namanya, Radiasi Psikologi memiliki misi untuk berbagi ilmu Psikologi secara online agar teman-teman mendapat gambaran tentang dunia psikologi dari sumber-sumber terpercaya yang sudah Approved by Radiasi Psikologi.

Selain dari artikel, kami juga share di platform lain lho!

Banyak platform kami sediakan agar memudahkan menemani temen-temen semua di segala kondisi. Jadi jangan lupa follow dan subscribe channel kita dan share ke temen-temen kamu supaya #SemuaTauPsikologi.

Psikologi? Apa sih itu??

Di bulan November ini, kami mengangkat tema TAK KENAL MAKA TAK SAYANG: Seputar Psikologi.

Tentu saja banyak dari teman-teman yang mungkin saja sudah mengenal apa itu Psikologi, tapi tidak dipungkiri juga ada yang tidak tahu sebetulnya apa itu Psikologi.

Psikologi berasal dari bahasa Yunani Psyche (Jiwa) dan Logos (Ilmu) jika digabungkan memiliki arti Ilmu tentang Jiwa.

Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, ilmu psikologi kemudian didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia beserta proses berpikirnya.

Menurut artikel dari Pijar Psikologi (sebuah laman Psikologi yang dibuat atas kerjasama dari mahasiswa Psikologi dan Teknik dari Universitas Gadjah Mada), di saat sekarang ini, Psikologi adalah ilmu yang berfokus pada perilaku dan proses mental yang melatarbelakangi kehidupan manusia dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, kalau kita lihat dari definisinya, Psikologi sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari dan hal inilah yang men-trigger kami untuk sharing tentang Psikologi bagi temen-temen yang mungkin saja belum berkesempatan untuk belajar Psikologi secara formal, maupun yang lagi galau mau masuk jurusan Psikologi atau enggak.

QUOTE = Fenomena Psikologi?

Coba deh temen-temen bayangin, apa aja sih peran/pengalaman/kegiatan yang berkaitan dengan Psikologi? Sudah ada jawabannya belum?

Salah satu kegiatan/pengalaman yang mungkin teman-teman tidak sadari tetapi sangat berhubungan dengan Psikologi adalah Fenomena Quote.

Quote adalah ungkapan ide/ gagasan dari sebuah kalimat yang dianggap menarik.

Tidak hanya dari sebuah kalimat, quote terkadang muncul saat kita sedang berdiskusi/berdialog dengan orang lain dan tanpa kita sadari lagi kalimat yang kita anggap menarik ini menjadi salah satu kalimat yang menginspirasi kita.

Misalnya kalimat yang mengandung motivasi, kesedihan, semangat, dll.

Biasanya, kita menjadikan kalimat-kalimat ini menjadi salah satu daftar quote yang kita sukai karena sangat relate dengan pengalaman yang pernah kita rasakan.

Sebagai contoh, saat kita lagi patah hati dan susah untuk move-on, dan secara tidak sengaja kita mendengar/melihat sebuah kalimat motivasi dari sosial media yang sangat amat relate dengan pengalaman kita dan ajakan untuk move-on dari patah hati inilah yang secara tidak langsung menjadikan kita lebih semangat atau ingin bangkit dari keterpurukan.

Quote yang awalnya hanya sebuah kalimat biasa, bisa menjadi stimulus untuk kita bergerak atau berubah untuk seseorang.

Lalu muncul pertanyaan lain, “terus kenapa sih kita perlu belajar Psikologi?”

Sebetulnya, Psikologi adalah salah satu jurusan yang sangat-sangat diperlukan untuk masa yang akan datang.

Hal ini dikarenakan, Psikologi sangat berkaitan erat dengan makhluk hidup khususnya manusia. Banyak laman-laman dan blog-blog yang sudah membahas tentang alasan detailnya.

Di kesempatan kali ini, kami akan mengupas tuntas alasan-alasan yang disuarakan di website https://exploringyourmind.com/ dan membandingnya dengan pengalaman serta pengetahuan kami mengenai Psikologi, selama kami berkuliah.

10 alasan kenapa kita perlu mengenal Psikologi :

1. Lebih mengenal diri sendiri.

Lebih mengetahui mengenai diri kita sendiri
Lebih mengenal diri sendiri | Background photo created by drobotdean – www.freepik.com

Tidak ada orang lain yang mengenal baik tentang diri kita sendiri. Namun, terkadang kita kurang menyadari hal itu.

Mempelajari teori-teori Psikologi dapat mendorong kita untuk berefleksi dan membantu kita untuk lebih mengenal diri sendiri yang dapat membantu dalam penyelesaian masalah-masalah yang sedang kita hadapi.

2. Belajar menghargai metode-metode scientific.

Belajar menghargai metode-metode scientific
Belajar menghargai metode-metode scientific | Background vector created by macrovector – www.freepik.com

Meskipun teori-teori Psikologi terlihat lebih menuju ke common sense, tetapi ilmu Psikologi dilandaskan pada metode-metode penelitian yang berdasarkan pada teori dan etika penelitian.

Contohnya saja, kami juga melakukan skripsi yang menggunakan analisis statistika loh!

3. Mengasah kemampuan berpikir kritis.

Melatih untuk berpikir kritis
Mengasah kemampuan berpikir kritis | Infographic vector created by stories – www.freepik.com

Ilmu psikologi sudah ada sejak lama, harus dapat melihat mana yang perlu dikritisi ulang, dan menimbang teori mana yang paling cocok untuk digunakan dalam situasi-situasi tertentu.

Pada saat kita berkuliah dulu, kita sering sekali mengikuti lomba desain intervensi yang mendorong kita untuk memikirkan solusi berdasar teori dari permasalahan-permasalahan riil di masyarakat.

4. Memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai hubungan antar manusia.

Memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai hubungan antar manusia.
Memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai hubungan antar manusia | Coffee photo created by yanalya – www.freepik.com

Banyak sekali teori-teori Psikologi Sosial, sebagai contoh adalah teori Segitiga Cinta dari Sternberg yang membahas mengenai macam-macam hubungan antar manusia.

5. Mampu mengapresiasi tahapan perkembangan manusia.

Tahap Perkembangan Manusia
Tahap Perkembangan Manusia | Baby vector created by macrovector – www.freepik.com

Teori Tahapan Perkembangan Manusia ada banyak. Salah satunya adalah menurut Erick Erickson yang menjelaskan bahwa ada 8 tahapan perkembangan manusia dari manusia itu lahir hingga masa tua.

Kita jadi bisa berefleksi di tahap mana kita berada dan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan.

6. Ada bidang-bidang spesialis di Psikologi.

Bidang-bidang Psikologi
Bidang-bidang Psikologi | Business vector created by macrovector – www.freepik.com

Selain belajar tentang apa saja gangguan mental, Psikologi juga memiliki bidang lain seperti Industri dan Organisasi, Pendidikan, Perkembangan, Sosial, dll.

7. Perspektif baru tentang gangguan mental.

Persepsi Baru
Persepsi Baru | Illustration vector created by stories – www.freepik.com

Dunia Psikologi sangat berkaitan erat dengan mitos-mitos yang beredar di masyarakat. Misalnya menyembuhkan orang yang sakit jiwa dengan cara di pasung.

Tentu saja itu salah, namun dengan belajar Psikologi, kita menjadi tahu bahwa gangguan mental dapat diobati dengan cara-cara yang tentu saja ilmiah.

8. Ilmu psikologi dapat menjadi penambah yang baik terhadap ilmu-ilmu lainnya.

Psikologi sebagai Penambah Ilmu lainnya
Psikologi sebagai Penambah Ilmu lainnya | https://www.google.com/search?q=Hubungan+Psikologi+dengan+Ilmu+Ilmu+Lain

Belajar Psikologi tidak hanya untuk anak Psikologi saja, beberapa fakultas atau jurusan juga mengajari ilmu Psikologi untuk menjadi tambahan atau referensi lainnya.

Misalnya jurusan Keguruan, Ilmu Komunikasi, dll.

Mengapa? Karena selama ada manusia, ilmu Psikologi pasti bisa diaplikasikan.

9. Bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang lain.

Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Meningkatkan kemampuan berkomunikasi |Business vector created by stories – www.freepik.com

Dengan belajar Psikologi, softskill kita untuk berempati dan mendengarkan orang lain akan meningkat.

Tentu saja, tidak dipungkiri banyak orang yang memiliki kemampuan ini tanpa harus belajar Psikologi, namun dengan belajar Psikologi, kemampuan ini akan terus diasah dan akan semakin baik karena akan dipelajari juga do and dont’s saat melakukan konseling (misalnya).

10. Membuka pintu baru.

Implementasi teori Psikologi dalam kehidupan sehari-hari
Implementasi teori Psikologi dalam kehidupan sehari-hari | https://epsikologi.com/psikologi-sosial/

Setiap cabang teori psikologi tentu saja memiliki kedalaman teori-teorinya sendiri. Banyaknya teori Psikologi dan kembangannya, tentu saja sangat berkaitan erat dengan kehidupannya sehari-sehari.

Tantangan belajar Psikologi

Ilmu Psikologi memang bertujuan untuk mampu memprediksi tingkah laku individu dan untuk mengetahui mengapa (penyebab/ akar masalah) dari kenapa seseorang melakukan sebuah tingkah laku tertentu.

Namun, seperti halnya ilmu-ilmu lainnya, Psikologi memiliki tantangannya sendiri dalam pengaplikasiannya.

Tantangan yang dimaksudkan adalah banyaknya stimulus-stimulus yang ada di lingkungan sekitar kita, dan bahwa setiap dari kita menghasilkan respon yang berbeda-beda juga bagi masing-masing stimulus.

Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang tidak bisa kita atur misalnya, perkembangan zaman, lingkungan, didikan orangtua, dll.

Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman kami sebagai lulusan dari Psikologi, dengan belajar Psikologi kita memiliki kemampuan untuk menahan diri dalam hal menghakimi orang lain.

Karena setiap tingkah laku individu yang unik pasti ada penyebab dibelakangnya yang tidak akan kita ketahui jika kita tidak mencari tahu dengan cara yang baik dan benar.

Jadi gimana nih temen-temen? setelah membaca/mendengar/menonton topik ini apakah mulai tertarik dengan Psikologi?

Jangan lupa untuk dukung kami dengan cara follow/subscribe channel kita