Saat ini bumi telah berusia lebih dari jutaan tahun. Bumi telah melalui berbagai macam kondisi. Makhluk hidup yang tinggal di bumi telah melewati beberapa generasi. Kondisi bumi masa lalu dan masa sekarang memiliki perbedaan yang mencolok.

Disinyalir kondisi bumi akan terus berubah di masa depan. Banyak ilmuwan yang mengusulkan dugaannya mengenai prediksi masa depan bumi yang akan dialami oleh bumi. Beberapa di antaranya akan membuatmu tercengang.

Prediksi Masa Depan Bumi yang Mungkin Dialami Bumi

Prediksi masa depan bumi
Prediksi masa depan bumi

Bumi telah mengalami berbagai peristiwa baik akibat peristiwa alam maupun campur tangan manusia.

Peristiwa tersebut tentunya berdampak pada kondisi bumi di masa depan. Dampak yang ditimbulkan bisa berupa dampak baik atau dampak buruk. Berikut merupakan uraian mengenai prediksi masa depan bumi yang mungkin dialami oleh bumi.

1. Manusia harus berpindah ke planet lain

Manusia harus berpindah ke planet lain
Manusia harus berpindah ke planet lain

Ilmuwan cerdas Stephen Hawking pernah mengungkapkan pendapatnya mengenai kondisi bumi saat ini.

Kondisi yang mencengangkan nantinya akan membuat bumi menjadi tempat yang tidak layak untuk ditinggali oleh manusia.

Hal tersebut terjadi karena dampak perubahan lingkungan dan pertumbuhan populasi yang membeludak.

Stephen Hawking berkata bahwa di masa depan bukan lagi tidak mungkin manusia harus mencari tempat tinggal baru sebagai ganti bumi entah di planet lain atau tinggal di pesawat luar angkasa. Stephen Hawking menambahkan apabila manusia tidak segera mencari tempat baru, maka manusia bisa punah.

2. Bumi berubah menjadi Venus

Bumi berubah menjadi Venus
Bumi berubah menjadi Venus

Stephen Hawking lagi-lagi menambahkan prediksinya mengenai kondisi bumi di masa depan.

Beliau tidak melihat adanya sesuatu yang baik mengenai bumi nantinya. Saat bersama BBC pada Juli 2017, Stephen Hawking mengatakan bahwa saat ini manusia sedang mengalami masa kritis akibat pemanasan global.

Hal tersebut dapat membuat bumi menjadi layaknya planet Venus.

Suhu di bumi dapat meningkat sampai 250 derajat celcius dan terjadi hujan asam sulfat. Pada kondisi tersebut, tidak mungkin manusia dapat bertahan hidup.

Adanya pemanasan global merupakan ulah manusia sendiri yang tidak mempedulikan lingkungan sekitar.

3. Bumi kering

3. Bumi kering
Bumi kering

Suhu bumi yang sangat tinggi membuat beberapa daerah menjadi kehilangan sumber mata airnya.

Akibatnya daerah tersebut akan mengalami kekeringan parah. Diperkirakan setiap tahun bumi mengalami peningkatan suhu sebesar 2 derajat celcius. Pada 2050, lebih dari 25% bagian bumi akan mengalami kekeringan parah.

Permukaan bumi dapat menjadi padang pasir apabila tidak ada perubahan signifikan yang dilakukan oleh manusia untuk mengatasi permasalahan ini.

Kekeringan parah juga dapat membuat manusia tidak bisa bertahan hidup karena air sangat dibutuhkan oleh manusia.

Cara yang diusulkan untuk memperlambat kenaikan suhu antara lain mengurangi emisi gas rumah kaca. Cara ini dapat berhasil apabila semua orang ikut berpartisipasi.

4. Sisi lain bumi akan menjadi sangat dingin

4. Sisi lain bumi akan menjadi sangat dingin
Sisi lain bumi akan menjadi sangat dingin

Prediksi masa depan bumi lain mengenai bumi tidak hanya mengenai meningkatnya suhu tetapi juga adanya kemungkinan penurunan suhu drastis.

Penurunan suhu tersebut dapat membawa kembali zaman es yang dulu pernah terjadi.

Valentina Zharkova, seorang profesor, mengatakan bahwa zaman es sangat mungkin terjadi. Hal tersebut disebabkan karena siklus matahari yang kacau akibat ketidakseimbangan gerakan lapisan dalam dan lapisan luar matahari.

Matahari memiliki siklus setiap 11 tahun yang meningkatkan atau menurunkan aktivitasnya sampai titik batasnya.

Pada 2030-2040 akan terjadi siklus matahari dimana aktivitas matahari akan menurun hingga titik terendahnya.

Peristiwa ini disebut dengan Maunder Minimum. Saat peristiwa tersebut terjadi, zaman es mungkin muncul seperti peristiwa 370 tahun sebelumnya.

5. Bumi bersinar merah

Bumi bersinar merah
Bumi bersinar merah

Di Tence WE Summit pada November 2017, Stephen Hawking mengemukakan pendapat lainnya di hadapan para ilmuwan.

Pada 2600 diprediksi populasi di bumi akan terus meningkat bahkan melebihi kapasitas bumi sendiri.

Semakin tinggi populasi di bumi akan membuat konsumsi listrik semakin meningkat. Hal tersebut disebabkan kebutuhan dan kegiatan sehari-hari yang tidak bisa terlepas dari listrik. Tingginya konsumsi listrik akan membuat bumi berkilau seperti api merah.

6. Peningkatan gas karbon

Peningkatan gas karbon
Peningkatan gas karbon

Saat ini tidak sulit kamu temui kendaraan bermotor. Hampir setiap orang menggunakan kendaraan bermotor ketika bepergian baik jauh maupun dekat. Kemudahan tersebut rupanya turut merusak kondisi bumi.

Bahan bakar fosil yang digunakan dapat menyumbangkan gas karbon ke atmosfer. Kejadian lain seperti aktivitas pabrik dan pembakaran lahan juga membuat gas karbon semakin tinggi.

Apabila tidak segera diperbaiki, maka sangat mungkin terjadi bahwa kota-kota besar akan diselimuti kabut karbon yang beracun.

Beberapa ilmuwan mulai memikirkan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan memunculkan energi terbarukan.

Negara-negara Eropa mulai memperdagangkan panel surya agar penggunaan bahan bakar fosil menjadi turun dan gas karbon berkurang.

7. Usia bumi semakin pendek

Usia bumi semakin pendek
Usia bumi semakin pendek

Akibat perubahan kondisi dan lingkungan yang dialami oleh bumi membuat usia bumi menjadi lebih pendek.

Adanya perubahan iklim yang terus menerus dan pertumbuhan populasi manusia membuat bumi semakin hancur.

Pada Mei 2017, Stephen Hawking memprediksi bahwa usia bumi hanya tinggal 100 tahun lagi. Selama kurun waktu tersebut, manusia harus menyiapkan segala sesuatunya dengan baik.

8. Tampilan manusia yang berubah

Tampilan manusia yang berubah
Tampilan manusia yang berubah

Di masa depan, banyak ilmuwan memprediksi bahwa manusia akan memiliki tampilan yang sangat berbeda dibandingkan saat ini.

Perubahan tampilan tersebut disebabkan adanya proses adaptasi manusia dengan lingkungan yang telah berubah. Kemungkinan akan ada beberapa organ atau perubahan fisik yang membantu manusia beradaptasi di lingkungan sekitarnya.

Prediksi lain yang mungkin terjadi adalah tidak ada lagi ras di muka bumi. Banyaknya pernikahan antar ras akan membuat semua orang terlihat sama. Keuntungan dari prediksi ini adalah berkurangnya peperangan antar ras.

9. Artificial Intelligence menggantikan manusia

Artificial Intelligence menggantikan manusia
Artificial Intelligence menggantikan manusia

Artifical Intelligence merupakan teknologi canggih buatan manusia yang diciptakan untuk mempermudah aktivitas manusia.

Teknologi tersebut dapat membuat robot memiliki kecerdasan sendiri. Stephen Hawking mengutarakan kesedihannya mengenai pembuatan robot yang memiliki kecerdasan buatan ini.

Dalam prediksi masa depan bumi yang beliau utarakan, dikhawatirkan Artificial Intelligence dapat menggantikan manusia dalam berbagai hal. Bahkan Artificial Intelligence dapat mengungguli dan mengambil alih dunia.

Kekhawatiran lainnya adalah Artificial Intelligence dapat dikembangkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Akhirnya Artificial Intelligence dapat diubah menjadi alat yang merugikan manusia dan lingkungan sekitar.

10. Kepunahan

Kepunahan
Kepunahan

Inilah prediksi paling mengerikan yang mungkin terjadi di masa depan. Perubahan bumi yang semakin memburuk dan adanya teknologi Artificial Intelligence yang dapat mengungguli manusia dapat menimbulkan kepunahan pada manusia.

Pada saat itu bumi sudah tidak kuat lagi menghadapi perubahan yang terjadi di dalamnya sedangkan manusia sendiri akan terkena dampaknya. Adanya kerusakan akibat serangan benda langit juga bisa memperparah kondisi di bumi.

Prediksi masa depan bumi yang dikemukakan oleh ilmuwan adalah prediksi yang mencengangkan.

Prediksi tersebut bisa saja terjadi atau tidak. Semua tergantung dengan sikap kita dalam mengatasi permasalahan yang ada di bumi saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here