Biografi Jeff Bezos, Pendiri Amazon
Biografi Jeff Bezos, Pendiri Amazon

Pasti kamu semua sudah tau kan e-commerce terbesar dunia saat ini, Amazon.com. Tahukah kamu siapa pendiri Amazon? Pendirinya yaitu Jeff Bezos.

Seorang entrepreneur sukses dalam bidang teknologi dan kamu pasti mengira bahwa Amazon.com dilahirkan dari tempat kerja atau kantor yang keren.

Sebaliknya, awal mula berdirinya Amazon.com dari garasi rumah Jeff Bezos yang terletak di Kota Seattle USA. Mulai penasaran biografi Jeff Bezos? yuk kita lanjut

Biografi Lengkap Sang Pendiri Amazon, Jeff Bezos

Jeff Bezos dan Mackenzie Bezos
Jeff Bezos dan Mackenzie Bezos

Jeff Bezos lahir di Albuquerque, New Meksiko pada tanggal 12 Januari 1964 dan bernama asli Jeffrey Preston.

Orang tuanya bernama Ted Jorgansen(Ayah) dan Jacklyn Bezos(Ibu).

Jeff Bezos menikah dengan Mackenzie Bezos.

Jeff Bezos Kecil
Jeff Bezos Kecil

Sejak kecil Jeff Bezos tertarik dalam bidang teknologi dan mekanik, bahkan waktu usia balita Jeff sudah menunjukkan ketertarikannya dalam bidang tersebut.

Bahkan Jeff balita mencoba membongkar tempat tidurnya sendiri dengan menggunakan obeng.

Artikel terkait: Ingin Anak Cerdas? Ketahui 10 Permainan Mengasah Otak Anak

Jeff Bezos Remaja
Jeff Bezos Remaja

Pada waktu remaja, Jeff suka menghabiskan musim panas dengan kakeknya.Jeff remaja telah menunjukkan bakatnya di bidang teknologi.

Waktu itu ia pernah mengutak-atik mesin alarm listrik yang dipasang pada pintu kamarnya. Mesin tersebut dipasang olehnya agar adiknya tidak dapat masuk ke kamar.

Jeff mulai melakukan eksperimen kecil, saat itu Jeff masih belum punya ruangan khusus eksperimen sehingga garasi orang tuanya dijadikan sebagai laboratorium ilmiah.

Jeff Bezos saat di Princeton
Jeff Bezos saat di Princeton

Jeff melanjutkan sekolahnya di Universitas Princeton fakultas fisika dengan disiplin ilmu elektro dan komputer.

Ada kebanggaan tersendiri ketika lulus kuliah, karena Jeff menyandang predikat summa cum laude. Prestasi Jeff sudah tidak diragukan lagi, sehingga beliau menerima penghargaan Tau Beta Pi dan Phi Betta Kappa di hari kelulusannya.

Lulus Kuliah, Jeff Bezos Ternyata juga Masih Sempat Menjadi Karyawan

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Princeton, Jeff melamar bekerja dan mendapatkan pekerjaan di daerah Wall Street.

Tentu saja pekerjaannya berhubungan dengan komputer. Pertama kali Jeff membangun jaringan komputer yaitu di gedung yang saat ini dijadikan sebagai pusat perdagangan skala internasional perusahaan Fitel. Kemudian Jeff pindah kerja dari Wall Street ke D.E. Shaw&Co.

Meskipun sudah bekerja di perusahaan bonafit, Jeff tidak merasa puas dan selalu melakukan eksperimen dengan suatu ide baru.

Pada tahun 1994, Jeff berhasil membuat eksperimen hingga muncullah situs Amazon.com. Ide amazon.com tidak sengaja didapatkannya sewaktu mengendarai mobil dari New York menuju ke Seattle.

Kantor Amazon setelah berpindah dari Garasi
Kantor Amazon setelah berpindah dari Garasi

Sebelum mendirikan Amazon.com, Jeff mengambil langkah melakukan survey mengenai penerbit buku yang tidak memiliki mail order. Alasan penerbit buku tidak memiliki mail order karena biaya pembuatan katalog konvensional yang komprehensif sangat mahal.

Diperlukan ribuan halaman untuk membuat katalog, sehingga budget yang dibutuhkan saat melakukan penawaran melalui email cukup besar. Muncullah ide brillian Jeff untuk membuat katalog buku online.

Meskipun para penerbit buku tidak tertarik, namun tidak membuat Jeff Bezos menyerah. Jeff terus berusaha menyakinkan penerbit buku bahwa internet bisa memprosikan secara substantial dan luas kepada calon konsumen.

Jeff dengan Ide Penerbitan Buku via Online
Jeff dengan Ide Penerbitan Buku via Online

Tidak putus harapan, Jeff Bezos tetap melanjutkan studi pengembangan Amazon dengan menghadiri acara konvensi tahunan American Bookseller’s Association. Tujuan Jeff mengikuti acara tersebut untuk lobi-lobi penjualan buku ke Amazon.com.

Orang tua Jeff selalu memberi dukungan penuh, salah satu bentuk dukungannya yaitu memberikan dana investasi kepada Jeff sebesar US$ 300 ribu Jeff tidak menyia-nyiakan dukungan dari orang tuanya.

Tahukah kamu, nama website awal yang dipilih justru bukan Amazon.com melainkan abrakadraba.com, pada akhirnya Jeff lebih tertarik pada nama Amazon karena menggambarkan betapa luasnya sungai Amazon yang berada di negara Brazil.

Website Amazon.com saat pertama kali diluncurkan
Website Amazon.com saat pertama kali diluncurkan

Pertengahan tahun, tepatnya bulan Juni 1999 web Amazon telah online dan diuji coba. Selanjutnya tanggal 16 juli 1999, Amazon.com resmi melayani konsumen hingga 45 negara.

Detail Kekayaan yang Dimiliki Jeff Bezos

Total Kekayaan Jeff Bezos Saat Ini
Total Kekayaan Jeff Bezos Saat Ini

Keberhasilan Amazon.com sebagai situs penjualan buku online mengantarkan Jeff Bezos menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Menurut majalah forbes tahun 2018 kekayaannya mecapai US$ 143,1 miliar, dan seharusnya terus menanjak naik hingga saat ini. Semenjak Amazon.com terus maju dan berkembang, Jeff selalu menduduki peringkat orang terkaya di dunia.

Namun, kekayaan Jeff mengalami fluktuasi. Pada tahun 1999 Jeff berada di peringkat 19 orang terkaya di dunia dengan kekayaan sebesar US$ 10,1 miliar.

Tahun 2002 kekayaan Jeff Bezos mengalami penurunan. Dari peringkat 19 turun menjadi peringkat 293 saja.

Kekayaannya turun sampai US$ 1,5 miliar. Sekali lagi Jeff tidak menyerah, dirinya kembali bangkit dan memperbaiki kekayaannya. Tahun 2007 Jeff berhasil menduduki peringkat 35 dengan kekayaan US$ 8,7 miliar.

Harta kekayaan Jeff sebagian besar dari penghasilan saham yang dimilikinya di Amazon.com.

Pada tahun 1998 Jeff memiliki saham Amazon.com sebesar 41%.

Pada tahun 2006 sahamnya berkurang menjadi 24,26 %. Gaji yang dimilikinya tidak pernah naik yaitu sebesar US$ 81.840 dan tunjangan US$ 1,1 per tahun. Berapa nilainya dalam rupiah ya?

Ini Dia Kunci Sukses Jeff Bezos

Sang Pendiri Amazon, Jeff Bezos
Sang Pendiri Amazon, Jeff Bezos

Dari dulu Jeff selalu memegang prinsip kehidupannya, berikut merupakan kunci sukses Jeff Bezos yang perlu diketahui.

1. Berani Melakukan Inovasi dan Investasi

Awalnya Jeff Bezos mengembangkan Amazon.com sendiri dan tidak ada situs lain serupa dengan Amazon saat itu. Jeff memberanikan diri untuk mengembangkan Amazon.com berdasarkan kreatifitas dan inovasi yang dimilikinya.

Hasil dari keberaniannya menekuni sesuatu yang baru, Amazon bisa seperti sekarang. Tidak hanya melakukan inovasi, dalam perjalanan Amazon bisa seperti sekarang Jeff juga berani investasi di perusahaan-perusahaan besar lain untuk mendukung pengembangan Amazon.

2. Berpikir Jangka Panjang

Dalam membangun bisnis, pikirkanlah jangka panjangnya. Jangan membangun bisnis yang hanya bertahan 1 sampai 2 tahun saja.

Lebih baik memabangun bisnis untuk selamanya. Contohnya Jeff yang membangun Amazon.com.

Situs web yang awalnya hanya untuk menjual buku online ini tidak hanya digunakan selama beberapa tahun, tetapi selama ada jaringan internet Amazon.com tetap terus berkembang dan dikunjungi banyak orang.

3. Jangan Berhenti Melakukan Eksperimen

Sebelum mendirikan Amazon.com Jeff selalu melakukan eksperimen. Meski eksperimennya selalu gagal tetapi Jeff berusaha untuk mencobanya lagi tanpa menyerah sedikitpun.

Ingat, dalam melakukan eksperimen tidak boleh sembarangan. Ambillah keputusan bisnis kamu berdasarkan data yang sudah ada agar peluang gagalnya kecil.

4. Bekerja Keras

Kesuksesan Amazon saat ini tidak lain karena buah dari kerja keras luar biasa Jeff Bezos. Membesarkan Amazon.com tidaklah mudah, Jeff juga mengakuinya.

Jeff selalu bekerja keras dan mengajak semua orang untuk mengambil keputusan yang besar. Kerja keras Jeff tidak mengkhianati hasil, kesuksesan Jeff telah menjadi buktinya.

Demikian biografi orang nomor 1 di dunia, Jeff Bezos. Setelah mengetahui biografinya, jangan sekali-kali menerapkan kata menyerah dalam perjuanganmu. Semua yang besar berangkat dari hal kecil yang ditekuni dengan kesungguhan besar.

Keep on Fire guys.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here