Kalau kamu-kamu suka belanja online khususnya belanja fashion seperti baju, pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama Zara. Karena di Indonesia, Zara jadi salah satu toko yang menjual produk fashion paling terkenal dan paling banyak peminatnya.

Outlet Zara
Outlet Zara

Bukan cuma di Indonesia, Zara ini adalah brand fashion international yang terkenal akan kualitas dan model–modelnya yang unik dan trendy.

Namun siapa sangka kalau brand Zara ini dibuat oleh orang yang sudah putus sekolah di usia 13 tahun? Bahkan pemilik dari brand Zara ini berkali–kali merasakan asam garam dunia bisnis sejak muda.

Siapakah dia? Yuk disimak.

Pendiri Zara mulai bekerja sejak muda karena putus sekolah

Brand Zara pertama kali didirikan oleh Amancio Ortega. Ia adalah salah satu pebisnis sukses yang wajahnya pernah masuk ke dalam sampul majalah Forbes beberapa tahun yang lalu. Karena kesuksesannya, banyak orang yang mulai penasaran dengan profile dari Amancio Ortega ini.

KoalaHero.com - Amancio Ortega, Founder, Pendiri dan Pemilik Brand Zara
Amancio Ortega, Founder, Pendiri dan Pemilik Brand Zara

Amancio Ortega lahir pada tanggal 29 Maret 1936. Kehidupan masa kecilnya ia habiskan di Busdongo de Arbás, León, sebuah kota kecil di Spanyol

KoalaHero.com - Pintu Masuk ke Kota Busdongo di Leon, Tempat Kelahiran Amancio Ortega
Pintu Masuk ke Kota Busdongo di Leon, Tempat Kelahiran Amancio Ortega
KoalaHero.com - Posisi dan suasana kota Busdongo di León
Posisi Letak Geografis dan suasana kota Busdongo di León

Kehidupan masa kecil Amancio Ortega berbanding terbalik dengan apa yang ia miliki saat ini. Ia lahir dari keluarga yang bisa dibilang hidupnya pas–pasan. Ayahnya bekerja sebagai seorang pekerja di kereta api dan ia adalah anak paling muda.

Karena tuntuntan bekerja dari sang ayah, Amancio harus pindah ke La Coruna pada usia 14 tahun. Ia juga meninggalkan semua kehidupan masa kecilnya di Leon, termasuk semua pendidikan dan sekolahnya.

Kota La Coruna, Spanyol
Kota La Coruna, Spanyol

Di La Coruna, Amancio mulai mencari pekerjaan dan belajar mengenai dunia bisnis seputar fashion. Ia pertama kali bekerja di sebuah toko bernama Gala. Toko ini menjual berbagai macam kebutuhan sandang seperti baju, celana, dan jaket yang dibuat langsung dari tangan alias hand made. Dan hingga saat ini, Gala masih berdiri di La Coruna, Spanyol.

Selama bekerja di Gala, Amancio belajar bagaimana cara membuat baju yang benar. Ia juga menggunakan kesempatannya selama bekerja di toko pembuat baju ini untuk mempelajari bagaimana cara melayani pelanggan yang baik, cara mengembangkan sebuah usaha, dan hal–hal yang berhubungan dengan bisnis lainnya.

Amancio Ortega pernah bekerja di Gala, sebuah toko pakaian pria, ketika dia berusia 14 tahun. Gala dibuka pada tahun 1931 di La Coruna, Spanyol

Kurang lebih, Amancio Ortega menghabiskan waktu sekitar 22 tahun untuk belajar seputar bisnis fashion dan bekerja di Gala. Hingga akhirnya, ia bisa membuka toko bajunya sendiri dengan bermodalkan semua ilmu yang ia dapat selama jadi karyawan.

Bacaan lainnya: Kenali Jenis-Jenis Atasan Pria, Kaos, Kemeja, Jaket, Tuxedo, Jas dll dan Waktu yang Tepat Memakainya

Mendirikan Bisnis Pertama di Tahun 1972

Amancio Ortega dan Keluarga
Amancio Ortega dan Keluarga

Kalau teman–teman belum tahu, Zara itu bukan bisnis pertama yang dibuat oleh Amancio Ortega. Karena ketika usianya 36 tahun, ia membuka bisnis pertamanya yang bernama Confecciones Goa. Nama bisnis ini diambil dari kebalikan insial namanya sendiri.

Confecciones Goa menjual produk–produk yang berhubungan dengan fashion juga yaitu jubah dari kain tenun. Sama seperti Gala, Cofecciones Goa juga dibuat langsung secara handmade oleh penduduk lokal.

Tetapi sebagian besar pekerja dari Confecciones Goa ini adalah wanita dan ibu rumah tangga. Para produsen yang mensuplai kain jubah ke perusahaannya juga tergabung dalam beberapa koperasi penjahit.

Artinya selain membuka bisnis untuk lahan penghasilan pribadinya, Amancio Ortega juga ingin membantu orang–orang disekitarnya dengan cara menyediakan lahan pekerjaan. Meskipun pada saat itu, jumlah penjualan dari jubah yang ia jual masih fluktuatif.

Mendirikan Brand Zara Bersama Istri

3 Tahun berselang sejak ia mendirikan Confecciones Goa, barulah Amancio Ortega memutuskan untuk membuat Zara. Brand ini ia buat atas hasil kerja sama dengan istrinya sendiri yang bernama Rosalia Mera.

KoalaHero.com - Rosalia Mera Goyenechea (28 Januari 1944 - 15 Agustus 2013), Istri dari Amancio Ortega Gaona
Rosalia Mera Goyenechea (28 Januari 1944 – 15 Agustus 2013), Istri dari Amancio Ortega Gaona

Berbeda dengan Confecciones Goa, Amancio Ortega membuat Zara agar bisa menjual produk – produk yang lebih luas lagi. Walaupun produk tersebut masih berhubungan dengan dunia fashion.

Sebelumnya, Amancio Ortgea ingin memberi brandnya dengan nama Zorba. Karena itu adalah salah satu nama favoritnya. Tapi pada masa itu, hak cipta nama Zorba sudah dimiliki oleh orang lain sehingga akhirnya ia memilih nama Zara sebagai gantinya.

KoalaHero.com - Model-Model Baju dan Baju Zara
Model-Model Baju dan Baju Zara

Dari dulu hingga saat ini, Zara terus memfokuskan penjualan dari produk – produk fashion. Yang membedakan adalah model dan trend yang ada sesuai dengan masanya.

Bila dulu Zara memproduksi fashion yang menjadi trend di sekitar Spanyol seperti jubah, jas, dan topi, kini Zara membuat produk dengan pasar yang lebih luas lagi. Sebab bukan hanya Spanyol, tapi masyarakat di seluruh dunia sudah menjadi pelanggan dari Zara.

Menjadi Pendiri Sekaligus Ketua Inditex Group

Meskipun terkenal punya sifat yang tertutup, tapi Amancio Ortega ini punya jiwa pembisnis yang handal. Hal ini ditunjukan ketika ia mendirikan Inditex Group pada tahun 2014.

Inditex
Inditex

Inditex Group ini adalah kelompok perusahaan atau brand–brand yang menjual produk di bidang fashion. Di sini, Amancio Ortega merupakan pendiri, ketua, sekaligus pemegang saham mayoritas dengan jumlah 59,29%.

Di dalam Inditex Group, terdapat pula brand – brand fashion lainnya yang berasal dari Spanyol. Contohnya seperti, Massimo Dutti, Kiddy’s Class, Tempe, Stradivarius, Bershka, Pull and Bear, Oysho, dan masih banyak lagi. Tercatat ada lebih dari 6000 toko yang tergabung di dalam Inditex Group ini.

Perusahaan-Perusahaan Inditex
Perusahaan-Perusahaan Inditex

Pada tahun 2014, Inditex Group tercatat telah melakukan penjualan dengan total penghasilan sekitar AS$22,2 miliar dan laba AS$3,2 Milliar. Hal ini juga membuat Inditex Group dinobatkan sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia oleh majalah Forbes.

Inspiratif: Zero to Hero! 13 Perusahaan Besar Dunia yang Dimulai dari Garasi Rumah

Tetap Rendah Hati Di Tengah Kesuksesannya

Di tengah kesuksesannya, Amancio Ortega tetap menjadi pribadi yang rendah diri dan tertutup. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya foto yang beredar mengenai dirinya hingga tahun 2000. Meskipun pada saat itu, Zara sudah menjadi salah satu perusahaan raksasa di industry tekstil dan fashion.

KoalaHero.com - Amancio Ortega, orang kaya yang rendah hati

Amancio Ortega, orang kaya yang rendah hatiSejak saat itu, barulah banyak orang yang penasaran dengan kehidupan Amancio Ortega. Hingga akhirnya ia diwawancarai oleh majalah Forbes dan dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Eropa dengan jumlah kekayaan lebih dari US$60 Billion.

KoalaHero.com - Amancio Ortega Forbes
Amancio Ortega Forbes

Selain itu, selama hidupnya ia juga hanya pernah diwawancarai 3 kali. Amancio Ortega selalu menjaga kehidupan pribadinya dari publik dan tidak pernah memamerkan kekayaannya.

Sebaliknya, ia justru selalu tampil sederhana seperti orang biasa. Hampir di setiap majalah dan wawancara, Amancio tampil dengan setelan baju kaos berwarna biru tua dan celana santai.

Amancio Ortega
Amancio Ortega

Amancio Ortega hanya 1 dari sekian banyak tokoh pengusaha yang berhasil sukses murni dari hasil kerja kerasnya sendiri, bukan sokongan dari orang tua, bukan dari orang berada. Jangan ragu untuk mulai berbisnis, buat hobby dan bakat kamu bermanfaat dan bernilai bagi banyak orang dan segera jadilah sukses.